Beberapa Alasan Mengapa Karyawan Terbaik Resign dari Tempat ia Bekerja - ratutips.com

Latest

ratutips.com

Website tentang Tips dan Tutorial yang Bermanfaat untuk Anda

IBX58B944EDA0AEC

Sabtu, 07 Januari 2017

Beberapa Alasan Mengapa Karyawan Terbaik Resign dari Tempat ia Bekerja




Banyak hal yang dapat mempengaruhi seseorang untuk memutuskan berhenti bekerja dari perusahaan yang telah membesarkan namanya. Entah karena masalah komitmen, tidak sependapat dengan atasan,  atau tidak dihargai di lingkungan tempat ia bekerja.

Selain hal yang disebutkan diatas, masih banyak lagi alasan-alasan yang membuat seseorang akhirnya memutuskan untuk berhenti bekerja dari perusahaan yang sudah memberikan ia gaji.

Banyak juga sebagian dari orang berhenti bekerja dikarenakan memang ia lebih berminat mempekerjakan orang daripada dipekerjakan di sebuah perusahaan besar.

Tanpa basa-basi, ini dia beberapa alasan mengapa karyawan terbaik memilih untuk resign dari tempat ia bekerja :

1. Merasa Sudah Tidak Dihargai

 

Banyak dari teman-teman saya yang akhirnya memilih keputusan yang sangat bulat untuk keluar dari tempat ia bekerja. Hal itu disebabkan karena ia sering mendapatkan perlakukan yang tidak baik dari lingkungan tempat ia bekerja.

Dan dia merasa, dia layak mendapatkan pekerjaan yang dapat menghargai kerja kerasnya selama ini.


2. Pekerjaan yang Tidak Sebanding Dengan Pendapatan

 

Banyak karyawan yang mengeluh karena bekerja lebih dari 8 jam tiap harinya. Akan tetapi tidak ada timbal balik untuknya. Dalam hal ini seperti uang lembur atau sejenisnya.

Sedangkan manusia mempunyai keterbatasan untuk berpikir secara terus-menerus dalam jangka waktu yang sangat lama. Dan akhirnya karyawan merasa diperas tenaganya seperti bekerja rodi. Dan akhirnya karyawan memutuskan untuk keluar dari tempat ia bekerja.



3. Sering Tidak Sependapat dengan Rekan Kerja

Terkadang setiap orang mempunyai visi, misi dan pendapat yang berbeda dalam memecahkan suatu permasalahan. Banyak juga karyawan yang akhirnya berselisih karena mempunyai pandangan yang berbeda sangat signifikan.

Contohnya sebagai berikut :
Rudi berpendapat bahwa solusi untuk mengatasi masalah kerugian perusahaan dengan cara menaikan harga tiket pesawat perusahaan. Akan tetapi salah satu temannya yang bernama Rizal berpendapat bahwa untuk mengatasi kerugian perusahaan dengan cara menekan budget logistik perusahaan.

Jika Anda sebagai bos, mana yang akan Anda pilih ? Menaikan harga tiket pesawat untuk menutup kerugian perusahaan atau menurunkan, mem-push dan mentarget pengeluaran logistik perusahaan?

Jika saya akan memilih opsi kedua, yakni menekan budget pengeluaran logistik. Dan apabila mem-push budget logistik masih belum bisa menutup kerugian perusahaan, baru akan melakukan opsi kesatu.

Kebanyakan karyawan yang akhirnya memilih resign karena biasanya pendapatnya banyak bersebelahan dengan pendapat atasannya. Dan ia dianggap tidak bisa bekerjasama dalam suatu perusahaan.

Memang dalam suatu perusahaan banyak juga yang merasa diri sudah melakukan terbaik tanpa memikirkan perasaan bawahan atau perasaan team satu kerjanya.

Solusi terbaik adalah hargai karyawan Anda dan musyawarah untuk mencapai mufakat. Agar semua karyawan merasa dihargai dan tidak ditekan oleh beberapa pihak yang tidak bertanggung jawab.


4. Sudah Tidak Ada Lagi Keadilan

 

Banyak karyawan yang akhirnya memutuskan untuk pindah kerja dan resign dikarenakan merasa tidak diadili oleh temannya ataupun atasannya.

Banyak sekali orang yang bergaya low profile dengan otak yang luar biasa cerdasnya. Dan ada juga yang biasa saja akan tetapi kerjaaanya hanya cari muka saja..

Sebenarnya muka tidak usah dicari. Namun, banyak yang memang kehilangan muka, sehingga mencari muka pada atasannya agar terlihat lebih baik daripada karyawan lain.

Atasan kadang tidak tahu mana karyawan yang mempunyai kinerja yang bagus dan mana karyawan yang tidak ada kontribusi pada perusahaan sama sekali. Sebagian dari atasan akan lebih percaya dan mendengarkan pendapat orang-orang yang mendekatinya tanpa tahu apakah orang tersebut berkompetensi atau tidak.

Apakah orang tersebut hanya ingin menghasut demi kepentingan pribadi, atau memang ikhlas mendekati tanpa tujuan apapun? Apakah orang yang mendekati hanya ingin mencapai tujuan yang diinginkannya seperti ingin naik jabatan, atau benar-benar murni tanpa tujuan?

Dan  pada akhirnya orang yang benar-benar jenius akan kalah dengan orang-orang penjilat.


5. Tidak Sesuai Dengan Sistem yang Ada

 

Seseorang yang mempunyai niat jujur dalam bekerja, belum tentu memiliki team yang terdiri dari orang yang jujur juga. Nah ini yang akan menjadi masalah kedepannya. Tentu karyawan yang jujur jika bekerja dengan orang yang main belakang tidak akan cocok.

Karena terlalu banyak yang tidak baik dalam teamnya, akhirnya seseorang yang baik pun akan mundur teratur dari pekerjaan tersebut karena merasa tidak sesuai dengan sistem yang ada pada perusahaan tempat ia bekerja.


6. Terlalu Banyak Tekanan

 

Contoh kasus sebagai berikut :

Rizal merupakan karyawan yang sangat jujur didalam perusahaanya. Dia bekerja pada bagian keuangan yang menuntutnya untuk bekerja sangat keras dan jujur dalam perhitungan keuangan.

Namun, ada beberapa rekan kerjanya yang memaksa ia untuk melakukan fraud atau penyalahgunaan wewenang perusahaan. Dalam hal ini contohnya melakukan korupsi, atau perubahan data keuangan dsb.

Karena terlalu banyak yang menekan dia untuk melakukan sesuatu yang tidak seharusnya ia lakukan. Akhirnya dia dengan terpaksa melakukan fraud karena paksaan, tekanan dan dorongan rekan kerjanya.

Finally, karena ia tidak mau lagi berurusan dengan lingkungan sekitar yang sudah banyak melakukan pelanggaran. Ia lebih baik mundur dari pekerjaannya karena dia sangat menjunjung tinggi kejujuran. Dan tidak mau menyalahi aturan yang berlaku dalam suatu perusahaan.



Bagaimana Solusi Terbaik untuk Masalah ini?

 

Sebenarnya dalam setiap pekerjaaan selalu ada bawang merah bawang putih, ada orang yang mempunyai tujuan yang baik dan ada juga yang mempunyai tujuan tidak baik dalam bekerja.

Kita sebagai manusia haruslah tetap berbuat baik untuk perusahaan tempat kita bekerja. Karena perusahaan sudah menerima kita untuk bekerja dan sudah memberikan kita gaji untuk menghidupi anak dan istri kita.

Jika kita berdiam diri saja melihat sesuatu kejahatan yang sudah dilakukan orang lain terhadap perusahaan tempat kita bernaung. Itu sama saja kita menutup diri dan membiarkan kejahatan menyebar menjadi sistem yang sudah sulit untuk dihapuskan.

Jika hal itu terjadi dan perusahaan merugi, kita juga sebagai karyawan yang kena imbasnya. Kita akan kena phk, pemotongan gaji dan masih banyak lagi dampak negatifnya.

Mengapa Kita Harus Berteman Dengan Orang yang Baik ?


Walaupun begitu, kita harus selalu berteman dengan orang yang baik. Karena jika kita berteman dengan orang baik otomatis kita akan terpengaruh menjadi orang baik juga.

Nah jika kita bergaul dengan orang yang salah otomatis kitapun akan melakukan hal yang sama seperti mereka.

Kita akan terpengaruh dan akan terbawa untuk melakukan sesuatu yang seharusnya tidak dilakukan oleh kita. Contohnya menyalahi prosedur perusahaan, dan melakukan korupsi.

Intinya bekerja dimanapun pasti akan menemukan hal tersebut. Yang berbeda hanyalah takarannya saja. Kita cukup bekerja semaksimal mungkin dan melakukan yang terbaik, walaupun atasan memandang kita hanya sebelah mata.

Bekerjalah hanya karena Allah, dan bekerjalah untuk membuat anak dan istrimu bahagia di rumah. Bekerja dengan niat karena Allah, insyaaalah sebesar apapun rintangan akan dapat kita lewati dan berdoalah agar kita dijauhkan dari berbagai macam ujian dan cobaan di luar batas kesabaran kita.

Karena mempunyai teman kerja yang baik merupakan salah satu rezeki dari Allah agar kita terhindar dari berbagai malapetaka. Karena kejahatan terdiri dari sistem yang tidak jujur. Dan sistem yang tidak jujur terdiri dari banyak orang jahat di dalamnya.

Dan jangan lupa berdoa agar selalu dicukupkan rezeki dan diberikan pekerjaan terbaik menurutnya. Karena hanya Allah yang tahu mana yang terbaik untuk kita.

Pemilihan pekerjaan menjadi salah satu kunci untuk kita mendapatkan uang yang halal. Bekerjalah dengan keras, jujur dan amanah. Walaupun kenyataannya apa yang kita dapatkan tidak sebanding dengan apa yang sudah kita berikan. Biarlah Allah yang membalas amal baik kita semua.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi semua orang yang merasakan hal yang sama. Dan diberikan kekuatan dalam menjalani hidup ini. Dan ingat hidup di dunia hanyalah sementara. Kejarlah kehidupan bahagia di akhirat nanti dengan bekerja yang jujur, adil, dan amanah.

Sekian dan terimakasih ☺☺☺☺

Artikel Terkait :
Tips Memilih Bunga KPR Termurah, Pilih KPR Bank Konvensional Atau Syariah ?
Bagaimana Cara Mengatur Gaji Agar Cukup untuk Satu Bulan Kedepan? 
Tips dan Syarat Agar Pengajuan KPR Disetujui oleh Bank


14 komentar:

  1. Ekye ada bawang bombaynya juga bebs. Gede pedes dan sedap hahaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehee mungkin bawang putih ya kamu kan baik 😘😘 hehehe
      Semoga bermanfaat yya artikelnya

      Hapus
  2. Kadang memang alasan diatas yg melatarbelakangi, tp kadang juga karena memang ingin resign saja :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bener mas,, banyak juga karyawan yang resign karena jam kerja yang tidak sesuai dan juga sudah jenuh bekerja dan ada juga yang keluar kerja tanpa alasan 😊
      Terimakasih atas masukannya semoga bermanfaat 😊

      Hapus
  3. semuanya benar kak... ada 1 lagi... karyawan terbaik resign karena tidak sesuai passionnya bekerja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul kak dandy masukannya.. Emang benr kak banyak yang pengen bekerja jadi teller akhirnya keterima jadi marketing contohnya..

      Intinya gak cocok passionnya..
      Terimakasih atas masukannya kak, semoga bermanfaat 😊

      Hapus
  4. Bener banget say, kalo kerja jauh dan gaji kecil masih bisa dibela karena alasan Passion, tapi kalo udah gak nyaman dan ada tawaran yang lebih bagus, move on aja ya!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bebzz bener beb sandra... Biasanya bisa jadi ada tawaran pekerjaan dengan jabatan dan gaji yang sesuai.. Biasanya dia akan mempertimbangkan mana yang lebih menguntungkannn..

      Betul banget mbak sandra makasi masukannya yaa, semoga kita bisa melakukan yang terbaik dalam hidup ini
      Hatur nuhun

      Hapus
  5. Sangat inspiratif sekali tulisannya, mbak..dan 100% setuju, mari berwiraswasta :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hatur nuhun.. Mari berwirausaha mas heheh.. Makasih atas masukannya.. Semoga kita bisa sukses dan bisa lebih baik lagi..

      Terimakasih 😊

      Hapus
  6. Karena kebanyakan tidak dihargai dan tidak diakui mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul sekali mbak herva sependapat dengan saya.. Semoga kita bisa mendapatkan pekerjaan yang bisa menghargai dan diakui oleh perusahaan ya mbak

      Terimakasih masukannya mbak 😊

      Hapus
  7. iya, kalo udh merasa gak enak dalam bekerja pasti rasanya pengen resign

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehhee iya mas.. Semoga kita selalu mendapatkan pekerjaan terbaik dan betah dalam bekerja.. Semoga mendapatkan pwkerjaan terbaik ya..

      Terimakasih sudah berkunjung

      Hapus

Terimakasih atas waktunya.. Terimakasih sudah membaca artikel ini.. Silahkan tinggalkan komentar..