Hati Hati Melamar Pekerjaan yang Mengharuskan Anda Membayar Admin Ketika akan Bekerja! - ratutips.com | Tips dan Tutorial yang Bermanfaat untuk Anda

Latest

Jumat, 11 Januari 2019

Hati Hati Melamar Pekerjaan yang Mengharuskan Anda Membayar Admin Ketika akan Bekerja!

Hati Hati Melamar Pekerjaan yang Mengharuskan Anda Membayar Admin Ketika akan Bekerja!

Di tahun 2019 bulan Januari ini, pastinya semakin banyak info lowongan pekerjaan yang tersebar. Karena memang awal tahun, biasanya setiap perusahaan akan mencari joobseeker atau calon pencari kerja untuk bekerja di perusahaanya. Namun yang sangat disayangkan, banyak sekali maaf "oknum" yang mengatasnamakan sebuah perusahaan yang meminta imbalan terlebih dahulu atau bisa dibilang membayar admin sebelum memulai bekerja. Biasanya perusahaan tersebut  akan bilang pada calon pekerja, jika ingin diterima Anda harus membayar admin "sekian", baru besok atau bulan depan Anda bisa langsung bekerja tanpa test apapun.

Saya sekali lagi ingatkan pada Anda, jangan sekali-kali tergiur dengan tawaran pekerjaan yang menggunakan administrasi, karena hal tersebut biasanya hanya akal-akalan orang untuk mengambil uang Anda. Bukannya Anda dapat uang karena bekerja, ehhh belum bekerja udah dipalak duluan alias kehilangan uang duluan.

Hal ini banyak terjadi di sekitar saya, termasuk teman saya pernah mengalaminya. Dengan embel-embel pakai orang dalam, dia bilang minta admin hingga 3 juta, lalu dengan polosnya teman saya memberikan uang 600 ribu rupiah karena hanya itu yang ia punya didompetnya. Malang sekali nasibnya, saya pun sudah memberi tahu akan tetapi ia tidak mendengarkan dan sangat percaya pada perusahaan yang saya guggling saja tidak ketemu.

Setelah beberapa minggu berlalu, akhirnya teman saya dengan sedihnya bilang tidak ada kabar sama sekali, bahkan nomor telepon yang biasa menghubungi dia ketika panggilan interview tidak aktif dan hilang begitu saja tanpa kejelasan apapun.

Uang 600 ribu melayang, pekerjaan pun tidak didapat. Sebenarnya, sah-sah saja jika Anda ingin melamar pekerjaan pada salah satu perusahaan. Akan tetapi, cari tahu dulu company profile perusahaan tersebut, apakah sudah terdaftar ojk, atau minimal ada review di mbah gugel dengan review yang baik, dan minimal Anda sudah kenal dengan beberapa karyawan disana bahkan sudah tahu kantornya dimana.

Jika Anda mendapatkan tawaran pekerjaan menggunakan administrasi tanpa tahu siapa orang tersebut, berasal darimana, kantornya tidak jelas, sudah dipastikan hal semacam itu dapat dikategorikan sebagai penipuan berkedok pekerjaan.

Ada pula teman saya di Bandung yang sempat menjadi sasaran empuk penipu. Awalnya ia sering banget nongki di mesjid Alun-Alun Bandung, lalu ada seorang laki-laki disebelahnya yang berpakaian rapi bak kerja di kantoran. Terjadilah percakapan tidak sengaja antara teman saya dan juga pria yang berpenampilan rapih tersebut.

Setelah sekian lama mengobrol, akhirnya pria tersebut bilang bekerja di PT.**** di Bandung, perusahaan yang cukup terkenal pada kala itu. Dengan dinginnya teman cewek saya bilang "Bang, cariin saya kerjaan dong disana". Dan dengan baiknya si pria ini bilang, boleh teh kalau mau kerja disana cuma sekarang kerja disana pake admin teh biar keterima.

Akhirnya dengan sigap teman cewek yang sangat polos ini bilang berapa bang biaya adminnya. Si pria tersebut bilang kena di 2 juta teh, tapi teteh bebas sih mau bayar berapa dulu, nanti saya sampaikan ke manajemen biar teteh diprioritaskan.

Tutt.. akhirnya seminggu kemudian teman saya bercerita akan bertemu dengan si pria ini. Namun ada beberapa kejanggalan yang membuat saya heran. Yang pertama, mereka baru ketemu 1 x. Kedua, pria ini tidak tahu asal muasalnya darimana. Ketiga, kenapa si pria ini gak ngasih no WA atau email sama sekali, hanya nomor telp saja. Yang keempat, kok gak diajak ke kantornya? Minimal ketemuan ketika si pria ini bekerja di kantornya. Kelima, Kok ngasih duit harus janjian diluar? Banyak pertanyaan di benak saya yang sudah saya ungkapkan ke temen cewek saya ini.

Akhirnya dengan cueknya teman saya bilang, udah tenang aja, dia rapi kok beb, cakep pula, pasti dia benar-benar kerja disana dan mau masukin aku. Terakhir kecurigaan saya semakin menjadi tatkala mereka janjian di Mesjid Agung lagi pukul 10 pagi pada hari weekday. Lah, emang si pria ini ga kerja apa ya janjian diluar segala? Saking curiganya saya sampai cerewet ke teman saya ini, namun omelan saya tidak didengar sama sekali.

Di akhir cerita mereka ketemuan dan teman saya sudah ngasih 500 ribu rupiah. Dan mereka pun katanya akan janjian di kantor tersebut minggu depannya. Malang nasib teman saya, ketika hari H tiba, ia sudah menggunakan baju hitam putih rapi layaknya seseorang yang baru masuk kerja, si pria tersebut tiba-tiba dihubungi tidak aktif, dan saking penasaran teman saya ini datang ke perusahaan tersebut sendiri. Ditanyalah pada security disana, apakah ada karyawan yang berinisial si "A". Ternyata oh ternyata, tidak ada pria yang bekerja disana dan bernama si "A". Dan sudah jelas teman saya kena jebakan batman.Uang hilang, kerjaan pun tidak dapat. 

Terkadang, penampilan baik pun belum tentu mencerminkan orang tersebut baik, apalagi Anda baru bertemu dan tidak mengenal sebelumnya. Kesimpulannya adalah, sah-sah saja jika Anda ingin bekerja, namun dengan cara yang baik. Karena segala sesuatu yang diawali dengan tidak baik akan berakhir dengan tidak baik juga.

Semoga dengan kisah yang terjadi pada teman saya ini, membuat Anda yang pernah dimodusin hal-hal seperti ini untuk lebih was-was dan berhati-hati dalam mencari pekerjaan. Nikmatilah prosesnya, karena proses tidak akan menghianati hasil. Dan selalu bersemangat dalam mencari pekerjaan yang benar-benar terpercaya.

12 komentar:

  1. kalo ada yang minta admin dalam melamar pekerjaan, jangan dilayani jika kita memberi admin untuk bekerja sama aja dengan menyogok/menyuap

    BalasHapus
  2. Jangan bayarlah, orang kita jual skil kerja malah bayar...

    BalasHapus
  3. Iya dah, kalo udah ngomong 'biaya admin' langsung cari lowongan kerja yang lain ajaaah :v.

    BalasHapus
  4. di kasus ku agak beda sih mba, tapi tetap berujung duit. Jadi adekku keterima kerja tapi dengan catatan harus bayar nominal sekian dan mesti jual produknya sampai sekian banyak baru di gaji. Ya kaliii dibayar terus gak laku barangnya buat kita aja. hehehehe..

    BalasHapus
  5. Duuuh, sedih banget penipuan itu terjadi ke temenmu, Mba :' miris sih, masih ada banyak orang yang nipu gitu.

    Menjadi pembelajaran aja, pokoknya kalau misal ada prosesi masuk kerja yang harus bayar, jelas, itu penipuan sih :'

    BalasHapus
  6. Zaman sekarang ada saja orang yang memanfaatkan kesusahan orang lain. Saya juga pernah mengalaminya. Ya Allah semoga engkau mempermudah jalan insan-insan yang mencari pekerjaan yang halal...Aamiin.

    BalasHapus
  7. Kita kerja itu kan pngn dibayar,,,ini malah bayar hhhe

    BalasHapus
  8. Kalau pake orang dalam harga mahal banget....kita cari kerja karena butuh uang, eh malah harus ngeluarin uang dengan angka yang "digits" panjang...kapan balik modalnya???

    BalasHapus
  9. Sebetulnya aku seriiing banget dapat info suapan model begitu, kak.

    Temanku pernah cerita, dulu untuk kerja dia ditawari 'orang dalam' dengan nominal tertentu.
    Besarnya beaya suapan bisa memposisikan seseorang ke posisi tertentu.
    Sampai pemalsuan data diri saja bisa direkayasa.

    Menanggapi kejadian yang menimpa teman kak Vika ..., intinya kita jangan mudah percaya dengan orang. Terutama dengan orang baru yang kita kenal karena tak semua orang itu punya tujuan baik.

    BalasHapus
  10. Haduh, sudah jatuh ketiban tangga pula, uang melayang pekerjaan pun tak didapat.. kasian bener
    Thanks for sharing Mba, bisa buat pembelajaran nih for job seeker

    BalasHapus
  11. mencari pekerjaan itu kunci nya adalah "sabar", rugi banget kalo harus ngeluarin uang. masih ada aja ya sekarang yang begitu? kasian jobseeker apalagi freshgraduate masih polos biasanya. hehe..

    bagus sharingnya mba vik, bisa buat pembelajaran untuk kita semua.

    BalasHapus
  12. Ini mungkin termasuk uang suap pake orang dalem gitu kali ya mami, tapi aku ga pernah tertarik sama yg kaya gitu, aku mau yg wajar2 aja, biar ga ada ketakutan kita rugi dan ga ada beban juga hahhaa

    BalasHapus

Terimakasih atas waktunya.. Terimakasih sudah membaca artikel ini.. Silahkan tinggalkan komentar..