Gak Perlu Mesin Waktu, Anda Bisa Merasakan Berlin Masa Perang Melalui Ini - ratutips.com

Latest

Kamis, 24 Januari 2019

Gak Perlu Mesin Waktu, Anda Bisa Merasakan Berlin Masa Perang Melalui Ini

Gak Perlu Mesin Waktu, Anda Bisa Merasakan Berlin Masa Perang Melalui Ini
1943 Berlin Blitz. Image : VR Focus
Seperti apa ya suasana Berlin di masa perang? Mungkin itulah salah satu pertanyaan yang melintas di kepala Anda saat mempelajari sejarah Berlin, Jerman. Kini dengan teknologi VR edukasi, Anda bisa secara langsung melihat suasana Berlin di masa perang tanpa berandai-andai, loh.

Anda masih ingat pada simulasi belajar dengan VR? Kali ini, VR edukasi berkembang di lingkungan pekerjaan yang berisiko tinggi. Contohnya adalah dalam pelatihan medis ahli bedah, dimana calon dokter yang bersangkutan mencoba mengoperasi pasien virtual menggunakan teknologi VR. Selain tak berisiko, metode ini pun mudah dan efisien. Dan kini, teknologi VR dimanfaatkan pula untuk menceritakan peristiwa bersejarah.

Selama ini, kita hanya belajar sejarah dari buku dan rekaman dokumentasi. Namun, pembelajaran seperti ini terbilang kurang efektif membantu memahami makna peristiwa bersejarah. Dengan berkembangnya teknologi VR edukasi, Anda tidak harus belajar melalui buku teks saja, akan tetapi bisa juga belajar dengan cara ‘mengalami sendiri’. Materi yang disajikan pun menjadi lebih atraktif dan hidup, sehingga materinya sangat mudah diserap otak.

Belum lama ini, BBC memproduksi 1943 Berlin Blitz dalam bentuk VR dan dipertontonkan secara premier di Festival Film Venesia. Melihat animo yang luar biasa, pengalaman VR ini pun kini tersedia untuk publik dan bisa diunduh. Editor BBC Archive Peter Rippon mengaku kewalahan dengan respons positif yang diterima atas film tersebut. “Masyarakat menganggap Berlin Blitz sangat menggugah. Audio dan karakter yang dilibatkan bersama virtual reality membuat audiens bisa merasakan masa lalu secara intens,” ungkapnya.

Berlin Blitz berkisar pada pengalaman Wynford Vaughan-Thomas, koresponden BBC yang meliput operasi pengeboman saat Perang Dunia II. Laporan-laporannya sungguh menggetarkan jiwa. Disampaikan dengan tone suara yang membuat penonton merasakan seperti apa berada di garis depan. Divisi Riset BBC mengembangkan perangkat portable pada 1943 yang disebut Midget Disc Recorder, yang dipasangkan ke koresponden perang asli.

Di Berlin Blitz, penonton bisa melihat salah satu pesawat Lancaster Bombers yang ikonik bernama F for Freddie. Laporan atas peristiwa ini direkam langsung ketika melewati gempuran tembakan dan lampu sorot menyeberangi daratan Eropa, hingga misi diselesaikan dengan selamat di tanah Inggris, RAF Langar, Nottinghamshire.

Teknisi suara saat itu, Reg Pidsley, ikut bersama dengan Vaughan-Thomas dan pilot pesawat, memasang audio disc di balik jaket agar tidak membeku dan rusak di altitude tinggi. Dokumentasi ini pertama kali disiarkan di radio pada tanggal 4 September 1943, beberapa jam setelah pesawat mendarat di RAF Langar.

Semua dokumentasi pengalaman tersebut diproduksi kembali oleh BBC Northern Ireland dan Immersive VR Education. Yang bekerja sama dengan BBC VR Hub. BBC VR Hub dikenal telah menghasilkan konten 3D di bawah pimpinan Commissioning Editor Zillah Watson.

Watson menilai bahwa pengalaman VR edukasi seperti itu mengangkat materi arsip bersejarah melalui cara baru yang unik. “VR menambah dimensi yang vivid dan nyata pada materi jurnalistik yang luar biasa. Kami menggunakan rekaman berusia 75 tahun untuk menunjukkan kehebatan dari bentuk storytelling baru ini.” Anda mungkin mengangguk setuju pada kesan yang disimpulkan dari pengalaman belajar dengan VR edukasi.

Gak Perlu Mesin Waktu, Anda Bisa Merasakan Berlin Masa Perang Melalui Ini
Sumber: VR Scout
Audiens merasakan langsung saat pesawat terbang tinggi di atas Berlin sementara pesawat musuh menembaki sekitar mereka, benar-benar kondisi yang berbahaya. Bahkan, sebenarnya F for Freddie ditembak jatuh di Stettin, 4 bulan setelah rekaman dibuat. Hanya ada 17 penyintas yang selamat dari 7.000 Lancaster Bombers.

Vaughan-Thomas telah meliput banyak peristiwa dalam Perang Dunia II, seperti pembebasan Burgundy dan Pertempuran Anzio. Namun, baginya peristiwa yang paling menegangkan adalah RAF bomber.

Mau tahu bagaimana rasanya? Pengalaman tersebut bisa Anda rasakan menggunakan headset Oculus Rift dan HTC Vive. Akan segera tersedia juga secara 360 dengan Oculus Go, Samsung Gear VR, dan Google Daydream.

4 komentar:

  1. weih, keren juga tuh alatnya... keren-keren syereem...hahaha..

    BalasHapus
  2. Teknologi semakin canggih, semakin maju juga (Insha Allah) dunia pendidikan dan medis, misalnya. Termasuk ini ... belajar sejarah dengan 'melihat langsung'.

    BalasHapus
  3. Keren ya VR atau AR lagi booming bnaget kak

    BalasHapus
  4. Sekarang luar biasa teknologi. Kalau zaman dulu ada juga yang mirip-mirip VR. Bentuknya juga dicolok ke mata. Cuma gambarnya gak bergerak. Foto-fotonya aja yang digerakin manual. Lupa apa namanya. hehehe

    BalasHapus

Terimakasih atas waktunya.. Terimakasih sudah membaca artikel ini.. Silahkan tinggalkan komentar..